kekurangan besar yamaha racing

Yamaha boleh berbangga hati dengan semua gelar di moto gp, baik yang di sumbang the doctor maupun dari J. Lorenzo. keduanya adalah pembalap hebat Rossi datang ke pabrikan garputala di tahun 2004 setelah kecewa dengan statement Honda yang menganggap skill rider itu no 2. Rossi membuat YZR-M1 yang tadinya makan angin doang jadi superior, stabil di tikungan tapi tidak kalah di track lurus (padahal Rossi baru saja menunggang M1). Lorenzo datang tahun 2008, karakter balapnya liar sering crash bahkan sempat mengalami gegar otak. walaupun sering disebut sebagai penumpang kesuksesan Rossi tapi aksinya di Le-Mans luar biasa dengan kondisi cedera berat (musti pake kursi roda) tapi berhasil finis posisi 2.

yamaha

kalau di bandingka dengan Honda sebenarnya Yamaha termasuk miskin potensi, bisa dilihat pembalap jebolan Gp250 cc yang langsung masuk ke Yamaha cuma lorenzo selebihnya pembalap garputala berasal dari Superbike. Pembalap superbike yamaha yang langsung bisa berprestasi pun cuma Ben-Spise. Inilah kekurangan besar yamaha di Moto Gp kurang bisa menjaring bakat-bakat baru dari kelas di bawahnya entah karena kurang menarik bagi para rookie atau kalah saing dengan Honda dan pabrikan lain dalam hal pencarian bakat. sudah 50 tahun berkiprah lho:mrgreen:

8 thoughts on “kekurangan besar yamaha racing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s