Berkendara saat maghrib, mitos dan logika

senja
senja

Sering kali kita ditegur bila akan riding saat waktu menjelang shalat maghrib, “nggak baik jalan sekarang, tunggu abis maghrib aja” begitu kira-kira teguran orang yang sering kita dengar. Sebenarnya kenapa? Ada apa dengan waktu menjelang shalat maghrib? Saya mencoba mencari tahu dengan bertanya ke orang-orang di sekitar saya. Singkatnya ada dua versi jawaban yang saya dapat.

Segi mitos/mistis

Menurut pendapat sebagian orang ada waktu-waktu tertentu yang menjadi “peak” pergesekan dunia nyata dengan dunia astral. Waktu tersebut adalah saat senja hari dan menjelang subuh, pada waktu-waktu ini dianggap mahluk –mahluk halus sedang berada pada posisi siaga satu untuk menggangu orang yang akan ke masjid termasuk juga orang-orang yang sedang berada di jalanan (jalanan sendiri dianggap sebagai tempat yang memiliki banyak “aura negative” karena banyaknya kecelakaan yang terjadi).

Segi logika/rasio

kalau dilihat dari segi rasio berendara saat maghrib memang kurang baik, alasannya:

  1. Waktu shalat (bagi yang muslim), waktu shalat maghrib itu tergolong singkat antara 17.40-19.15 (untuk daerah PWT dan sekitar) jadi kalau berkendara di saat ini akan terasa nanggung mending shalat dulu:mrgreen:
  2. Kondisi badan (bagi yang pulang kerja) dalam kondisi lelah sehabis bekerja membuat konsentrasi berkurang, riding dengan kondisi semacam ini cukup berbahaya karena kemampuan bereaksi terhadap rintangan cenderung rendah. Lebih baik istirahat dulu.
  3. Emosi(marah), ini masih berkaitan dengan kondisi badan. Orang cenderung lebih mudah tersulut emosinya jika sedang lelah, riding+emosi yang berlebih=bahaya.
  4. Factor lingkungan, di daerah pedesaan dan kota kecil pada saat menjelang maghrib jalanan cenderung sepi sehingga rawan kejahatan (“kejahatan terjadi tidak hanya karena ada niat pelakunya tapi juga karena ada kesempatan, wapadalah….waspadalah”:mrgreen: )

Demikian yang saya tahu, kalo ada tambahan dan koreksi monggoh di share.

sore

29 thoughts on “Berkendara saat maghrib, mitos dan logika

  1. ga da yg tau jatah umur, makanya solat magrib dulu kerjain.. dan sebaiknya gitu juga untuk solat wajib selain magrib mas

  2. kalo sore apa lagi hari sabtu malam minggu banya cewe cakep pada mo hang out, ini bahaya bagi bikers batangan karena konsentrasi dijalan berkurang akibat melototin itu cewe

  3. Hmm… Memang benar berkendara pada waktu maghrib agak berbeda sikonnya dibanding siang hari atau malam hari.. Menurut analisa dr pengalaman ane, cahaya langit pada waktu sore mulai jam 17.30 sampe jam 18.15 itu berwarna kelabu, efeknya adalah penglihatan kita menjadi samar2, dan hampir semua obyek di jalan seperti jalan aspal, rambu, pepohonan, dan kendaraan menjadi terlihat tidak kontras alias warnanya seperti sama semua, dan itu membahayakan pastinya, bisa menipu penglihatan…

  4. Ane tambahin, jadi kesimpulannya berkendara pada maghrib, pandangan kita seolah-olah seperti samar karena efek pencahayaan yang kelabu, dan bisa menipu penglihatan mata… Dibanding malam hari yang gelap, kita akan otomatis menjadi lebih waspada karena keadaan memang sudah gelap, dan hanya ada obyek terang dan gelap di jalan…

  5. tapi beneran deh. ane kecelakaan motor yg lumayan parah 3x.. 3-3nya pas menjelang magrib.. mungkin krn kondisi pencahayaan, kondisi terburu2 krn mau magrib, n kondisi badan juga yg cape..

  6. wuih, terakhir ane sm anak istri pas azan magrib berangkatnya, Syukur gak kenapa2…lain kali magriban dl aja dech…
    tp yg bener2 terasa yaitu efek cahaya senja itu yg kelabu shg sgt mengganggu penglihatan…

  7. perubahan siang-ke malam, mata harus adaptasi dulu oom..
    nah ini dia yang bikin sering kecelakaan, proses adaptasi butuh waktu.

  8. sebaiknya ambil dampaknya dari sisi negatif yang ditimbulkan jika berkendara pada saat magrib atau senja (yaitu pada pont ke 2), dan tidak perlu di hubungkan dengan sisi mistik.

  9. Kalau mau tau kapan waktu maghrib, waktunya saat matahari terbenam. tapi kalau gak bisa (melihat matahari terbenam), ada beberapa tanda:
    a. sebelum maghrib, ada awan garis-garis warna merah yang muncul di langit, setelah tunggu beberapa saat, pas garis merahnya hilang, berarti udah masuk waktu maghrib. (hal ini juga berlaku pada waktu syuruq (terbit matahari), bila tidak bisa melihat matahari terbit, lihat aja awan itu lagi, jika udah muncul, berarti kira-kira udah masuk waktu syuruq)
    b. sebelum maghrib, (di) ufuk sama (di) dataran (bumi) terang, tetapi saat maghrib cuma ufuknya yang terang, di bumi udah gelap, seperti malam.

    Cma ini aja yang aku beri. Kalau ada info lagi, tolong kabari ya….

  10. emang maghrib sih waktu dimana seharusnya umat islam beribadah, dan maghrib sendiri waktu yang sempit, sehingga memang waktu itu lebih baik digunakan ut ibadah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s