ketika bajaj jatuh ketangan ABG

bajaj pulsar series sudah dikenal sebagai motor sport keren dengan harga terjangkau, seiring waktu owner motor ini makin banyak. untuk wilayah Banyumas-Purbalingga sepertinya makin banyak yang pakai (sering papasan). buntut pulsar 180, 200, 220 dan 135 memang seksi, runcing dan berkesan sporty. nah kebiasaan masyarakat (terutama ABG) kalo buntut motor lancip pasti pada ogah pakai slebor a.k.a spakbore, orang sini bilang motor trondol atau motor buntung padahal malah jadi aneh lho kalo spakborenya dilepas.

bajaj 135
bajaj 135

bajaj 180
bajaj 180

kalo menurut saya jadi jelek bagusan standar, bajaj itu bagusnya di modif gini

bajaj+box
ini baru keren

mohon maaf tulisan ini memang sangat subyektif dan cuma pendapat dari saya sendiri.

16 thoughts on “ketika bajaj jatuh ketangan ABG

  1. daerah banyumasan, purwokerto bukannya ada aliran modif yang buntutnya ngejengkang, malah ga pake buntut apalagi slebor.
    aliran apatuh namanya.

  2. yang gambar bawah kok lebih cocok jualan es keliling bos.ada 3 kotak.cuocok tuh heheheh.atau kayak orang pindahan kos satu lemari pakaian masuk smua(wkekekeek piiiisssssssss)

  3. gambar pertama dan kedua masih ada slebore, bahkan yang kedua ada spione juga. jadi nggak salah kan ? pemilik motor2 tersebut mungkin akan nganggap anda kurang kerjaan karena bawa-bawa 3 box yang belum tentu ada isinya. modif itu soal selera

  4. pulsar dengan box memang ciri khas punyanya lelaki dewasa yg punya jiwa adventure mas, yg trondol n yg pake fairing cocok tuk anak ingusan. sutuju?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s